Rabu, 10 November 2010

Racun Kalajengking Cegah Gagal Jantung

Vera Farah Bararah - detikHealth
<p>Your browser does not support iframes.</p>


img
Bark Scorpion (Foto: dailymail)
Jakarta, Siapa yang tidak takut dengan hewan satu ini, karena racun di dalam tubuhnya diketahui sangat berbahaya. Tapi peneliti Inggris justru mengungkapkan bahwa racun kalajengking bisa menjadi kunci untuk mencegah kegagalan bypass jantung.

Jika seseorang mengalami gangguan pada jantung, maka perawatan yang diperlukan adalah melakukan operasi bypass. Operasi ini dilakukan untuk meningkatkan aliran darah ke jantung pada orang yang diketahui memiliki penyakit koroner berat sehingga berisiko terkena serangan jantung.

Selama operasi, arteri atau vena sehat yang berasal dari bagian tubuh lain dihubungkan ke arteri koroner yang tersumbat. Rute baru ini akan membawa darah yang kaya oksigen ke otot jantung. Namun operasi ini bisa gagal jika cangkokan pembuluh vena ini tersumbat.

Kini ilmuwan dari University of Leeds telah menemukan bahwa racun margatoxin yang terdapat pada kalajengking kulit kayu (bark scorpion) di Amerika Tengah bisa menjadi solusi. Hasil penelitian yang diterbitkan secara online di Cardiovascular Research menemukan racun tersebut memiliki kekuatan minimal 100 kali lebih kuat dibanding senyawa lain untuk mencegah kegagaln cangkok vena.

"Racun ini bekerja dengan menekan respon alami pembuluh darah terhadap cedera sehingga menjaga pembuluh darah tetap bersih. Efektivitas toksin ini membuat kami terkejut dan hanya dibutuhkan sedikit molekul untuk mendapatkan efeknya," ujar ketua penelitti Profesor Beech, seperti dikutip dari Dailymail, Sabtu (23/102010).

Profesor Beech mengungkapkan margatoxin ini kemungkinan bisa diberikan dalam bentuk obat yang ditelan, dihirup ataupun disuntikkan. Tapi bisa juga berpotensi sebagai obat spray ke pembuluh darah itu sendiri sambil menunggu operasi pencangkokan jantung.

Penyakit jantung hingga saat ini masih menjadi salah satu penyakit jantung yang ditakutkan, dan operasi by pass yang berjalan sukses bisa bertahan sekitar 10-15 tahun. Diharapkan dengan ditemukannya margatoxin dari kalajengking kulit kayu ini bisa mengurangi angka kegagalan operasi bypass pada pasien jantung, sehingga bisa meningkatkan harapan hidupnya.





(ver/ir)

Berapa Biaya Kesehatan 1 Bungkus Rokok?

Vera Farah Bararah - detikHealth
<p>Your browser does not support iframes.</p>


img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Sudah banyak orang yang tahu bahaya yang ditimbulkan dari rokok. Tapi hanya sedikit yang mau tahu berapa biaya kesehatan yang harus dikeluarkan dari 1 bungkus rokok. Ternyata dari 1 bungkus rokok saja biaya kesehatan rata-rata dunia mencapai Rp 1-2 juta. Itu baru satu bungkus lho.

Harga rokok rata-rata di banyak negara yang sudah melakukan ratifikasi tembakau adalah sekitar US$ 4-7 atau (sekitar Rp 38.000-66.000).

Tapi jangan memasukkan harga rokok di Indonesia yang memang masih sangat murah yakni kurang dari US$ 1 dan Indonesia juga belum masuk dalam negara yang melakukan ratifikasi tembakau atau Framework Convention of Tobacco Control (FCTC).

Dari harga rata-rata rokok di negara-negara maju, peneliti berhasil menghitung berapa biaya kesehatan yang ditimbulkan dari 1 bungkus rokok. Ternyata mencapai 36 kali lipat. Itu baru dari 1 bungkus rokok saja. Sedangkan perokok biasanya merokok lebih dari 1 bungkus selama dia suka.

Peneliti mengambil sampel di Spanyol yang harga satu bungkus rokok antara US$ 4,20- US$ 5,60 (Rp 39.000-Rp 52.000). Setelah dihitung biaya kematian prematur akibat rokok maka yang harus ditanggung oleh perokok dari satu bungkus rokok adalah US$ 150 (Rp 1,4 juta) per bungkus untuk laki-laki dan US$ 105 (Rp 987.000) per bungkus untuk perempuan.

Peneliti menyebutnya sebagai harga sebenarnya atau 'true cost' dari sebungkus rokok ternyata melebihi harga yang tercantum di bungkusnya.

Sementara di Amerika, 'true cost' dari satu bungkus rokok dalam beberapa tahun terakhir seperti yang diterbitkan dalam Journal of Health Economics tahun 2006 mencapai US$ 222 (Rp 2,086 juta) per bungkus untuk laki-laki.

Tinggal kalikan saja berapa bungkus rokok yang dikonsumsi maka perokok harus menanggun biaya sebesar itu jika mengalami sakit akibat rokok.

Perhitungan ini diharapkan bisa membantu perokok memahami berapa sebenarnya biaya yang harus ia keluarkan untuk satu bungkus rokok. Cara ini dianggap mampu mencegah seseorang untuk merokok.

Meski Diharapkan hasil penelitian di Spanyol ini bisa diberitakan ke seluruh dunia sehingga perokok tahu berapa biaya yang harus ditanggungnya yang rata-rata 36 kali dari satu bungkus rokok saja.

"Ini kembali mengingatkan bahwa konsumsi tembakau dapat meningkatkan risiko kematian dini dibanding dengan non-perokok, sehingga seseorang dapat menetapkan berapa biaya kematian dini bagi orang yang merokok," ujar peneliti Angel Lopez Nicolas dari Polytechnic University of Cartagena di Spanyol, seperti dikutip dari Foxnews, Jumat (29/10/2010).

Nicolas juga menuturkan bahwa merokok bisa memotong rata-rata usia harapan hidup seorang laki-laki sebesar 7,13 tahun dan perempuan sebesar 4,5 tahun.

Dalam penelitian ini Nicolas dan rekannya menggabungkan Value of a Statistical Life (VSL) dengan data epidemiologi terhadap harapan hidup bagi perokok dan bukan perokok, serta data mengenai konsumsi tembakau.

Meskipun jumlah biayanya bervariasi, peneliti mengungkapkan bahwa pemahaman yang lebih baik mengenai 'true cost' dari satu bungkus rokok dapat membantu mengurangi perilaku tidak sehat ini.





(ver/ir)

Hindari Minum Soda Saat Sedang Haus

Vera Farah Bararah - detikHealth
<p>Your browser does not support iframes.</p>


img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Beberapa orang ada yang lebih senang menghilangkan rasa dahaganya dengan mengonsumsi soft drink atau minuman soda. Tapi sebaiknya kebiasaan ini dihentikan, karena minum soda saat haus tidaklah baik.

Minuman soda menjadi kegemaran banyak orang karena rasanya yang enak dan menyegarkan serta bisa membuat orang ketagihan. Mengonsumsi soda sesekali saja memang tidak masalah, tapi sebaiknya minuman ini tidak diminum saat seseorang sedang merasa dahaga atau haus.

Seperti dikutip dari eMedexpert, Senin (8/11/2010) minum soda memang bisa memuaskan rasa haus, tapi justru menjadi waktu yang paling buruk untuk minum soda. Hal ini karena saat sedang haus atau dehidrasi tubuh memiliki kadar air liur yang rendah.

Padahal salah satu fungsi dari air liur adalah untuk membantu menetralkan asam yang terkandung di dalam soda, serta berfungsi untuk mencuci gigi dari kandungan gula yang terdapat di dalamnya. Diketahui soda merupakan salah satu minuman paling asam yang mudah dibeli oleh masyarakat.

Selain itu sirup yang terkandung di dalam soda juga bisa membuat mulut menjadi kering dan membuat kadar air liur semakin berkurang serta meningkatkan rasa haus. Dan minuman yang sarat akan gula serta kafein bisa meningkatkan osmolalitas darah.

Jika soda tersebut mengandung kafein akan menambah efek buruknya, karena kafein merupakan salah satu diuretik. Sifat diuretik ini membuat air di dalam tubuh lebih banyak yang keluar melalui urine, jika tak diimbangi dengan minum air putih bisa menyebabkan tubuh kehilangan cairan atau dehidrasi.

Sebaiknya seseorang jangan terlalu sering mengonsumsi soda, karena bisa membuat ketagihan yang nantinya akan berdampak buruk bagi kesehatan. Bagi orang yang sudah kecanduan bisa mengonsumsi soda beberapa kali dalam sehari yang justru menimbulkan efek berbahaya. Karenanya kebiasaan minum soda sebisa mungkin mulai dikurangi atau dihentikan.

Untuk itu minum soda saat sedang haus tidak akan memberi efek banyak dalam mengatasi dahaga tersebut, tapi justru bisa membuat seseorang merasa lebih haus lagi. Salah satu cairan yang paling baik diminum saat haus adalah segelas air putih yang bisa mengganti cairan di dalam tubuh.





(ver/ir)

Inspirasi Hidup Sehat dari Keluarga Obama

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
<p>Your browser does not support iframes.</p>


img
Keluarga Obama (dok: Dailymail)
Jakarta, Seorang kepala negara butuh kebugaran fisik untuk menjalani aktivitas yang sangat padat sehingga wajib berolahraga. Namun bagi keluarga Presiden AS Barack Obama, olahraga bukan sekedar kewajiban melainkan telah menjadi sebuah obsesi.

Sepanjang sejarah Amerika, tidak sedikit mantan presiden yang gemar berolahraga. Sebut saja Ronald Reagan yang gemar berkuda, George W Bush yang suka bersepeda gunung dan bahkan Bill Clinton yang selalu bemasalah dengan berat badan masih sering melakukan jogging.

Oleh karena itu mungkin tidak aneh jika presiden ke-44, Barack Obama juga dikenal sangat suka berolahraga. Bedanya, hobi tersebut tidak hanya ditekuni Obama sendiri melainkan bersama-sama dengan istri dan bahkan anak-anaknya.

Maka tak heran jika istrinya, Michelle Obama ditunjuk sebagai duta antiobesitas baru-baru ini. Bahkan untuk memberi teladan yang baik dalam kampanye tersebut, Michelle mengajak kedua putrinya, Malia dan Sasha untuk menjalankan diet.

Dikutip dari USA Today, Selasa (9/11/2010), keluarga Obama juga punya jadwal rutin untuk berolahraga. Berikut ini adalah beberapa rutinitas yang dilakukan Obama, istri dan anaknya dalam upaya untuk menjaga kebugaran.

Barack ObamaPada masa kampanye presiden yang sangat melelahkan sekalipun, Obama yang saat ini berusia 49 tahun tidak pernah absen mengunjungi pusat kebugaran. Latihan rutin yang dilakukannya selama 45 menit/sesi antara lain meliputi kardiologi sebanyak 2 kali/minggu dan latihan beban sebanyak 4 kali/minggu.

Obama juga dikenal jago main basket dan sering melakukannya di sela-sela acara penting seperti pelaksanaan pemilu dan persiapan pidato kenegaraan. Dengan tinggi badan 195,7 cm, ia punya keunggulan sebagai pemain basket sejak masih kuliah di Duke University.

Soal fasilitas kebugaran, presiden Amerika pertama yang berkulit hitam ini bisa dibilang punya segalanya. Selain ada lapangan basket dan peralatan gym di Gedung Putih, ia juga memiliki treadmill di pesawat kepresidenan Air Force One yang memungkinkannya untuk tetap latihan saat terbang pada ketinggian ribuan meter di atas tanah.

Michelle ObamaSaat tinggal di Chicago, ibu negara yang terkenal dengan lengan atasnya yang padat ini punya kebiasaan untuk melakukan latihan fisik pada pukul 4.30 pagi. Selain latihan rutin, latihan intensif selama 60-90 menit dilakukannya sebanyak 3-4 kali/minggu dan selalu diakhiri dengan tricep pushdowns dan hammer curls untuk membuat lenggan atasnya kencang dan menarik.

Dalam biografi berjudul Mrs Obama, Michelle Obama: An American Story, sang penulis David Colbert menggambarkan Michelle yang sering tertangkap kamera sedang bermain hula hoop sebagai perempuan yang sangat atletis saat remaja. Kakak Michelle, Craig Robinson adalah bintang basket masa itu dan kini menjadi pelatih di Oregon State University.

Sasha dan Malia ObamaSelain dituntut untuk diet oleh ibunya, kedua putri Obama ini juga diwajibkan untuk mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Kegiatan itu meliputi tenis, senam, dansa dan bahkan sepakbola.

Dalam wawancara dengan majalah Children's Health, Michelle mengatakan bahwa kesehatan, kebugaran serta diet yang sehat merupakan bagian hidup dalam keluarganya, tak terkecuali bagi Malia dan Sasha.




(up/ir)

Menguasai Bahasa Asing Bisa Menunda Pikun Hingga 5 Tahun

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
<p>Your browser does not support iframes.</p>


img
foto: Thinkstock
Toronto, Punya kemampuan berbahasa asing ternyata berguna juga sebagai bekal untuk mengatasi efek penuaan di otak. Penelitian membuktikan, gejala kepikunan pada lansia yang menguasai sedikitnya 1 bahasa asing bisa tertunda hingga 5 tahun.

Penundaan efek tersebut teramati pada sejumlah penderita Alzheimer, salah satu gangguan kognitif penyebab pikun pada lansia. Meski sama-sama terdiagnosis menderita Alzheimer, lansia yang menguasai lebih dari 1 bahasa baru merasakan gejalanya beberapa tahun kemudian.

Gejala yang menyertai Alzheimer meliputi pikun atau mudah lupa, mudah bingung dan mengalami kesulitan untuk memecahkan persoalan atau merencanakan sesuatu. Meski pada akhirnya sama-sama tak terhindarkan, namun dalam beberapa tahun pertama otak bisa memberikan kompensasi sehingga gejala itu tidak muncul.

Kompensasi itu tidak ditemukan pada para lansia yang sehari-hari berbicara hanya dengan 1 macam bahasa. Akibatnya saat terdiagnosis Alzheimer, tidak seberapa lama kemudia para lansia itu akan menampakkan gejala pikun dan kemunduran fungsi kognitif.

Kesimpulan ini terungkap dalam sebuah penelitian di Baycrest's Rotman Research Institute, yang dilakukan terhadap 211 penderita Alzheimer yang dirawat di Sam and Ida Ross Memory Clinic antara tahun 2007-2009. Publikasinya telah dimuat dalam jurnal Neurology edisi 9 November 2010.

"Kami tidak mengatakan bahwa menguasai lebih dari 1 bahasa dapat mencegah seseorang untuk mengalami Alzheimer atau jenis kepikunan lain, tapi hal itu bisa menunda gejalanya," tegas salah satu peneliti, Dr Fergus Craik seperti dikutip dari Sciencedaily, Selasa (9/11/2010).

Temuan ini sekaligus menguatkan hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan Dr Bialystok dan dipublikasikan dalam jurnal Neuropsychologia tahun 2007. Penelitian pada saat itu melibatkan 184 lansia dan berhasil membuktikan bahwa penguasaan lebih dari 1 bahasa bisa menunda pikun hingga 4 tahun.





(up/ir)

Penyakit Kelamin akan Bisa Dideteksi dengan Ponsel

Merry Wahyuningsih - detikHealth
<p>Your browser does not support iframes.</p>


img
(Foto: thinkstock)
London, Penyakit kelamin mulai banyak menyerang kalangan anak muda, tapi banyak yang malu berkonsultasi dengan dokter meski sudah curiga dengan gejala-gejalanya. Nah, sebentar lagi akan ada ponsel yang bisa dengan mudah mendeteksi penyakit kelamin.

Tingginya laju penularan infeksi HIV dan penyakit kelamin membuat dokter dan ahli teknologi mengembangkan perangkat kecil mirip alat tes kehamilan, yang akan memberitahu seseorang dengan cepat dan pribadi tentang infeksi penyakit kelamin yang menginfeksi melalui hubungan seksual.

Perangkat ponsel ini akan segera hadir untuk dapat mendiagnosa infeksi menular seksual (IMS) melalui program inovatif untuk memotong laju penularan herpes, klamidia dan gonore (kencing nanah) di kalangan anak muda.

Dengan menggunakan alat ini, orang yang curiga terinfeksi dapat menempatkan urine atau air liur ke chip komputer seukuran chip USB, yang kemudian dihubungkan dengan ponsel atau komputer untuk menerima diagnosa dalam beberapa menit.

"Ponsel pribadi Anda nanti akan bisa jadi ponsel dokter yang bisa mendiagnosa salah satu dari berbagai penyakit kelamin, sehingga Anda bisa dengan mudah mendapatkan pengobatan," jelas Dr Tariq Sadiq, pemimpin studi dan konsultan dokter kesehatan seksual dan HIV di St George's, University of London, seperti dilansir Guardian, Senin (8/11/2010).

Menurut Dr Sadiq, perangkat 'tes diri' ini memang cocok ditujukan untuk orang-orang muda yang tanggap teknologi.

"Saya khawatir banyak anak muda yang malu datang ke dokter atau klinik untuk memeriksakan penyakitnya, sehingga bisa membuat penyakit kelamin yang dideritanya semakin parah dan menjadi tak bisa diobati," jelas Dr Sadiq.

Ahli kesehatan seksual berharap perangkat ini akan membantu mengurangi pertumbuhan jumlah penderita penyakit seksual yang telah meningkat selama sepuluh tahun terakhir, khususnya pada kalangan anak muda dibawah usia 25 tahun.

Peneliti juga berencana melakukan pengujian cepat dan berharap perangkat ini segera bisa dipasarkan di banyak tempat umum layaknya kondom, seperti di klub malam, apotek dan supermarket.

"Ini merupakan penelitian yang menarik dan pengembangan konsorsium (usaha bersama) yang akan mengembangkan teknologi baru yang baik untuk meningkatkan dan memperluas pengujian penyakit kelamin," Prof Noel Gill, kepala HIV dan IMS di Health Protection Agency.





(mer/ir)

Cacar Rickettsial

<p>Your browser does not support iframes.</p>


img
Foto: cdc.gov
Deskripsi
Cacar Rickettsial adalah penyakit yang disebarkan oleh kutu. Gigitan kutu tersebut menyebabkan cacar air-seperti ruam pada tubuh. Penyakit ini umumnya ditemukan di New York City dan daerah kota lainya. Data UMM menunjukkan bahwa penyakit ini telah menyebabr ke Afrika Selatan, Korea, dan Rusia. Penyakit ini disebarkan oleh gigitan kutu yang hidup pada tikus.

Gejala
Penyakit dimulai pada lokasi gigitan kutu yang menyakitkan dan membentuk benjolan merah. Nodul berkembang berisi cairan lecet yang pecah. Benjolan terebut membesar- sekitar seinci.

Gejala lain termasuk:
* Ketidaknyamanan dalam cahaya terang (ketakutan dipotret)
* Demam dan menggigil
* Nyeri otot (myalgia)
* Ruam yang terlihat seperti cacar air
* Berkeringat (diaphoresis)

Pengobatan
Tujuan pengobatan adalah untuk mengobati infeksi. Perawatan dasar adalah dengan antibiotik doxycycline.

Sumber: medlineplus dan UMM.